[Karya KBM3] Bapak Tolong Sejenak Perhatikan Kami

Posted on Updated on

Pada saat ini degradasi moral telah luput dari pengamatan, bahkan hal tersebut seakan terlihat dibiarkan begitu saja terus berkembang di negeri ini. Buktinya bisa kita lihat secara nyata, dari tahun ketahun moral remaja kita terus menerus mengalami penurunan kualitas. Penurunan kualitas tersebut juga sekarang telah terjadi pada beberapa aspek moral, mulai dari yang sederhana hingga yang komplek seperti cara berpakaian, bertutur kata dan masih banyak lagi.

Terkadang kita bertanya-tanya, sebenarnya apa yang menjadi penyebab utama dari semua ini. Globalisasi dapat menjadi jawabannya, globalisasi yang terjadi sekarang ini memang dapat memberikan dampak positif. Tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa globalisasi juga berdampak negative, dan bahkan mengambil peran penting dalam kerusakan moral para remaja kita. Virus-virus globalisasi yang sekarang ada dirasa terus menggerogoti bangsa ini. Tetapi sayangnya para remaja kita seakan tak sadar, justru malah mengikutinya. Bahkan mereka terus menerus menuntut kemajuan dari globalisasi ini tanpa memandang lagi aspek moral jati diri bangsa ini. Hal-hal seperti inilah yang pada akhirnya membuat moral para remaja kita semakin jatuh dan rusak.

Andai saja pemerintah memberikan perhatian lebih akan hal ini. Mungkin para pejabat Negara akan memiliki sedikit waktu untuk mengamati, untuk menengok lebih dalam anak bangsanya yang semakin hari semakin menjadi-jadi. Para remaja yang digadang-gadang menjadi generasi penerus bangsa pun, kini justru rusak moral dan akhlaknya. Jika terus seperti ini, apa yang akan terjadi pada bangsa kita dimasa depan? Tentunya hal-hal mengerikan yang tidak kita inginkan.

Globalisasi yang kian hari kian berkembang, seakan menuntut kita untuk terus meng-upgrade memperbaruhi diri agar dapat beradaptasi mengikuti arah dan perkembangannya. Pembaruan memang terkadang mampu membawa banyak dampak positif kearah yang lebih baik. Tapi tidak dapat disangkal, bahwa sesungguhnya dampak negatif pun akan terus ada  dan mengikuti di belakangnya.

Coba sejenak kita kembali kemasa lalu untuk memperhatikan foto-foto para remaja zaman dahulu. Perhatikan contoh sederhana saja, lihat bagaimana cara mereka para remaja penerus bangsa zaman dahulu berpakaian. Kebanyakan dari mereka berpakaian tertutup menutup aurat mereka dengan sebagaimana mestinya. Hal tersebut sangat kontras sekali dengan kenyataan para remaja di abad 20 ini yang kebanyakan pakainya lebih kearah ‘kurang bahan’. Memang ada beberapa remaja zaman ini yang menutup aurat dengan mengenakan kerudung. Tetapi tetap saja kerudung itu malah dikombinasikan dengan baju dan celana yang ketat, yang nantinya secara sengaja atau tidak sengaja mampu memancing hasrat dari seseorang terutama lawan jenis yang melihatnya.

Sebenarnya hal seperti ini membuat hati kita merasa miris ketika mengetahui terlebih menyaksikan secara langsung kenyataan yang ada. Apa lagi saya sebagai seorang remaja, saya sendiri memikirkan jika hal seperti ini terus terjadi dan tidak segera dibenahi oleh seluruh komponen yang ada didalam suatu negara terutama pihak-pihak yang memiliki kuasaan penuh untuk bisa merubah semua ini seperti pemerintah, mau jadi apa bangsa ini kedepannya.

Degradasi moral yang terjadi sekarang ini seakan sudah tak dihiraukan lagi. Bahkan komponen pemerintahan yang ada terlihat lebih mau menyibukan diri mereka dengan urusan lain, seperti halnya korupsi yang merajalela dinegeri ini. Tidak salah, tetapi apa sulitnya apa susahnya untuk memberi perhatian lebih pada hal-hal seperti ini. Toh kita para remaja adalah anak-anak bangsa, anak-anak kalian sendiri yang juga pada akhirnya akan menjadi penerus kalian juga menjadi generasi penerus bangsa dimasa depan. Sekali lagi akan jadi apa negeri ini, akan jadi apa bangsa ini apabila kami para penerusnya tidak mendapat perhatian terutama dari pemimpin-pemimpin bangsa yang seolah-olah sudah kami anggap seperti orangtua sendiri bagi kami

Kita ambil paitnya sajalah sebagai perumpamaan, masih mending jika mereka yang mengalami degradasi moral adalah mereka yang sudah dewasa. Karena setidaknya usia produktif mereka yang sudah dewasa sebentar lagi akan segera habis dan berakhir. Coba bayangkan  apabila para remaja yang mengalami degradasi, apa yang akan terjadi? Apa yang akan terjadi nantinya saat mereka dewasa? Yang ditakutkan nantinya mereka malah semakin menjadi-jadi. Apa  kita mau nasib negeri ini bila nantinya dipimpin oleh mereka yang kurang bermoral?? Sudah banyak kasus anak yang melenceng akibat tidak mendapat perhatian dari para orang tuanya yang terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka. Para orang tua yang terlalu sibuk memikirkan pekerjaan yang hanya untuk menjadikan kehidupan mereka sendiri terkesan terlihat lebih baik.

Ya tapi syukur-syukur akan lebih baik jika semua degredasi moral dinegeri ini baik dari para remajanya sampai para orang dewasanya bisa dibenahi. Jadi nantinya para orang dewasa itu bisa lebih memberikan contoh kepada pada remaja yang nantinya akan menjadi penerus mereka. Karena menurut saya keberhasilan seseorang adalah ketika diri mereka baik, dan semua yang berjalan di Era mereka itu baik. Serta tidak hanya berhenti pada Era mereka saja, mereka juga harus mampu menghasilkan penerus-penerus mereka yang baik atau bahkan yang jauh lebih baik dari mereka kelak disaat Era mereka sudah berakhir.

Karena perlu kita pahami lagi, bahwa yang merusak moral para remaja bukan hanya dari cara mereka berpakaian saja, tetapi masih lebih dari itu. Namun, baru hal sederhana seperti ini saja sudah membuat kepala kita menjadi pusing dalam mengamatinya. Terlebih lagi jika kita mengamati tingkah lakunya. Dunia kekerasan, pergaulan bebas, narkoba, seks bebas, dan lainnya belum kita singgung sama sekali.

Dunia kekerasan dan pergaulan bebas di kalangan remaja kita belakangan ini memang sudah sangat ngetren. Pelajar tawuran, baik dari tingkat perguruan tinggi sampai tingkat sekolah dasar pun ada. Belum lagi pergaulan bebas mereka yang menjurus pada narkoba dan seks bebas. Inilah bukti bahwa moral para remaja kita pada masa ini memang sudah jatuh dan rusak. Kebudayaan timur semakin hari semakin digerogoti oleh westernisasi jaman. Benar-benar sangat memprihatinkan.

Jika anda tidak percaya mari kita sejenak saksikan tayangan berikut ini.

Pada tanyangan diatas diberitakan bahwa ada sejumlah anak SD dan SMP ditangkap polisi dan warga karena hendak menyerang sebuah sekolah. Bukan hanya itu saja dalam tas mereka juga ditemukan beberapa sejata tajam seperti anak panah, paku yang telah ditajamkan dan cutter. Coba kita resapi sejenak, duduk dengan tenang dan fikirkan. Anak SD saja sudah berani melakukan hal-hal seperti itu, mereka yang bahkan belum bisa dikatakan sebagai seorang remaja itu sudah mengalami degradasi moral yang sangat memprihatinkan menurut saya.

Hal diatas barulah contoh kecil saja yang terekam oleh kamera. Kita lihat lagi contoh di lain waktu, ketika kelulusan siswa SMA. Siswa SMA zaman sekarang ini banyak yang sudah sangat rusak moral dan akhlaknya, bahkan saat moment kelulusan pun mereka rayakan dengan tidak sewajarnya. Masih mending Corat-coret seragam sekolah, gembar-gembor berkeliling dengan sepeda motornya karena memang hal seperti itu sudah ada sejak zaman orang tua saya. Lah ini bukannya banyak bersyukur karena bisa lulus tetapi justru merasakan kelulusan dengan melakukan Sex Party atau pesta sex ditambah lagi dengan ada beberapa yang nyabu dan mabok bareng. Apa pantas calon penerus generasi bangsa berlaku seperti ini?

Degradasi moral memang sudah harus mendapatkan perhatian lebih. Luangkanlah sedikit waktu kalian wahai para petinggi Negara. Lihatlah anak-anak kalian, anak-anak penerus generasi bangsa ini!! Moral mereka ter-degradasi. Saya sebagai remaja bangsa ini merasa khawatir dan takut menatap masa depan Indonesia nanti. Marilah kita semua yang mengaku negara ini sebagai negaranya, bangsa ini sebagai bangsanya untuk bersama-sama memperbaiki semuanya.

 

www.muslimedianews.com

www.cyberdakwah.com

www.piss-ktb.com

Please like & share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *