[Karya KBM3] Generasi Muda Untuk Masa Depan Bangsa

Posted on Updated on

Assalamualaikum Wr. Wb.

Syekh Mustofa Al-Ghalayaini pernah berkata didalam syairnya:

اِنَّ فىِ يَدِ السُّبَّانِ اَمْرَ اْلاُمَّةِ وَفىِ اَقْدَامِهَا حَيَاتَهَا

“Sesungguhnya di tangan pemudalah letaknya suatu ummat, dan di kaki merekalah terdapat kehidupan ummat”

Mungkin kalian akan berfikir bagaimana seandainya bangsa ini mempunyai generasi-generasi muda yang berbakat dengan potensi-potensi yang dimiliki dan mempunyai karakter sebagai seorang generasi yang CITIUS artinya lebih cepat dalam belajar dan beradaptasi, ALTIUS artinya mampu berprestasi melebihi yang lain, dan FORTIUS artinya kuat dan mampu untuk bersaing. Dengan karakter-karakter yang demikian generasi muda diharapkan dapat menjadi penerus perjuangan pemimpin dan penggerak bangsa di masa depan. Presiden kita yang pertama Ir. Soekarno pernah mengatakan “BERI AKU 10 PEMUDA NISCAYA AKAN KUGUNCANGKAN DUNIA” begitulah seorang pemimpin bangsa mengatakan dengan tegas bahwa generasi muda mempunyai pengaruh sangat besar dalam untuk membentuk bangsa ini di masa yang akan datang.

Generasi muda merupakan bibit dari suatu bangsa yang harus dididik dan dibangun segala potensinya agar kelak bisa mengembangkan bangsanya serta menjadikan lebih baik dari sebelumnya. Setiap manusia dilahirkan dengan karakteristik yang berbeda, namun karakteristik yang baik harus dikembangkan dan dilatih melalui usaha-usaha sadar yaitu pembelajaran, baik pembelajaran secara formal, nonformal, informal maupun pelajaran-pelajaran yang diambil berdasarkan pengalaman. Seseorang yang dapat  belajar dari pengalaman merupakan orang yang hebat, karena tidak mudah belajar dari pengalaman, banyak orang yang tidak peka dengan kejadian-kejadian yang pernah dialami sehingga tidak dapat mengambil pelajaran dari kejadian yang dialaminya, padahal pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup “experience the best teacher”.

Generasi muda berkarakter baik akan senantiasa disegani dan dihormati orang lain sehingga ucapannya bisa diterima dengan baik oleh orang lain. Dengan karakter yang baik seseorang akan dapat dipercaya untuk memimpin. Pada dasarnya semua manusia memiliki sifat kepemimpinan, tetapi tidak semua orang dapat menunjukkannya secara dominan. Seseorang yang memimpin bukan hanya mejadi sebuah kunci dari suatu kelompok atau menjadi orang yang paling dipercayai untuk mengendalikan suatu kelompok, tapi memimpin berarti juga seseorang dapat mengendalikan dirinya sendiri agar menjadi lebih baik. Memimpin untuk diri sendiri ternyata tidaklah mudah, yang utama dan yang paling utama adalah membiasakan diri hidup disiplin dan cerdas emosional, artinya dapat mengendalikan emosi, karena seperti yang disabdakan oleh nabi Muhammad SAW. hal yang terberat dalam hidup ini adalah melawan hawa nafsu.

Di era Globalisasi ini, banyak generasi muda yang sering mengalami penyimpangan sosial dan tidak mempunyai moral seperti mabuk-mabukan, berjudi, tawuran, menggunakan narkoba, melakukan seks bebas dan lain sebagainya. Kita sebagai generasi muda yang islami harus berfikir rasionalistis agar umat islam ini menjadi lebih baik dan lebih mulia dihadapan Allah SWT dan tidak menjadi jelek di hadapan Allah. Karena moral generasi muda sebagai modal bangsa untuk mencapai tujuan yang akan mengharumkan nama bangsa ini. Belajar dari pengalaman dulu saya pernah sowan (bertamu) ke pondok AN-NUR di Malang. Setelah berbincang-bincang cukup lama sama salah satu Gus disana dan kemudian Gus tersebut mengatakan kepada saya الأَدَابُ فَوْقَ اْلعِلْمِ “Tata krama (moral) itu lebih tinggi daripada ilmu” Karena itu dengan moral yang miliki kita bisa menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang berakhlakul karimah dan sebagai penerus estafet perjuangan terhadap agama islam.

Beberapa contoh kenakalan pada seorang remaja yang sering terjadi dimasyarakat:

  1. Membentuk kelompok-kelompok yang cenderung kearah tindakan destruktif, misalnya kelompok tawuran, pemerasan, dll.
  2. Memakai dan masuk kedalam jaringan pemakaian dan pengedaran obat-obatan terlarang.
  3. Melakukan tindakan-tindakan indisipliner di sekolah, di rumah, dan di tempat-tempat umum, misalnya sering tidak masuk sekolah, tidak patuh kepada orang tua, melakukan tindakan coret-coret atau perusakan di tempat-tempat umum.
  4. Mengebut di jalanan, yaitu mengendarai sepeda motor atau mobil di tengah-tengah keramaian kota dengan kecepatan di atas batas maksimal yang banyak dilakukan oleh seorang remaja.
  5. Berhubungan seksual dan seks bebas dikalangan remaja yang statusnya belum menikah
  6. Melakukan tindakan kriminal yang seperti mencuri.

Kenakalan generasi muda penerus bangsa di era modern ini sudah melebihi batas yang sewajarnya. Fakta yang terjadi ini tidak dapat dipungkiri lagi, anda bisa melihat begitu banyaknya anak dibawah umur yang juga ikut-ikutan melakukan tindakan kriminal. Semua hal yang terjadi ini karena adanya faktor-faktor sebagai berikut:

  1. Dasar-dasar agama yang kurang melekat pada diri mereka
  2. Kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua
  3. Kebebasan yang berlebihan yang diberikan kepada mereka
  4. Peran dari perkembangan IPTEK yang berdampak negatif
  5. Perubahan Sosial Budaya yang Begitu Cepat
  6. Bergaul dengan teman yang karakternya tidak baik
  7. Permasalahan yang dipendam dan tidak mau diungkapkan
  8. Perubahan Sosial Budaya yang Begitu Cepat

Beberapa tips dan cara untuk mengatasi dan mencegah kenakalan remaja, yaitu:

  • Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini
  • Menanamkan Tauhid dan Aqidah yang Benar kepada Anak
  • Mendidik Anak dengan Berbagai Adab dan Akhlaq yang Mulia
  • Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, handphone, jejaring sosial dll.
  • Memberikan pembelajaran tentang hal-hal yang positif dan negatif serta bagaimana dampaknya

Kenakalan remaja adalah suatu proses yang menunjukkan penyimpangan tingkah laku atau pelanggaran terhadap norma-norma yang ada. Oleh karena itu perlu adanya pengawasan, perhatian, pendidikan, pembinaan untuk mengatasi penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh remaja. Semoga artikel yang anda baca ini dapat bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk generasi muda penerus bangsa.

Salam “GENERASI MUDA UNTUK MASA DEPAN BANGSA”

Please like & share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *