[Karya KBM3] Perilaku Pacaran Remaja yang “Mengkhawatirkan”

Posted on Updated on

Sangat mencengangkan bila kita melihat fenomena yang terjadi saat ini dimana para remaja tidak lagi malu-malu dengan apa yang telah dilakukan termasuk gaya pacaran yang di luar batas (dalam Islam memang tidak ada istilah pacaran). Kalau zaman dahulu memang ada pacaran, tapi tak sebebas saat ini, ketika dulu sangat malu-malu lelaki tak berani memandang mata perempuan, jalannya pun agak menjauh masih malu-malu kucing, bahkan menyimpan potonya pun tak mungkin, berkomunikasi pun hanya lewat surat, perginya pun hanya menonton layar tancap, masih malu-malu dan takut dengan norma-norma agama yang sudah ada.

Akibatnya indikasi keterlibatan remaja-remaja dengan gaya pacaran yang mencengangkan bagi kita membuat perilaku remaja berprilaku “seks” bebas semakin terlihat, para remaja tidak malu dengan orang – orang di sekitarnya banyak yang pacaran di atas jembatan, ataupun , ditaman ataupun menaiki motor diboncengin hingga di peluk dengan erat. Bahkan yang harus kita ketahui jangankan di usia remaja anak yang baru saja menginjak Pendidikan Anak Usia Dini saja sudah mengetahui apa itu berpacaran, dan di Sekolah Dasarpun belajar memadu kasih atau istilahnya di sebut dengan cinta monyet, tetapi kalau ini dibiarkan akan menjuruskan kesuatu hal yang tidak diharapkan.

bukan lagi malu-malu tetapi mau-mau, ini tidak bisa dipungkuri betapa banyaknya remaja yang berpacaran yang sangat mengkhawatirkan, belum lagi ketika lelaki minta dibelikan motor sampai nangis ke orang tuanya agar bisa dipakai untuk menaiki bersama “pujaan hati” . atau anak perempuan meminta dibelikan baju ke  orang tua agar bisa berkencan oleh pacaranya. ini fenomena cinta yang salah.

Dan disinilah beberapa hal yang dilakukan remaja dalam berpacaran, misalnya adegan berciuman “bumbu-bumbu cinta dari pacaran” bahkan ada yang bilang “berpacaran tanpa ciuman akan hambar dan tidak nikmat” dari ciuman bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya dari ciuman akan dilanjutkan ke meraba dan memberikan kehormatan wanita untuk lelaki yang belum menjadi suaminya, kalau sudah begitu yang rugi wanita.

Perilaku remaja dalam hal berpacaran itulah yang membuat miris saat ini, kita hidup di Indonesia, bukan di budaya barat yang sangatlah bebas mau di bawa kemana Negara ini jika para remaja berprilaku tersebut?

 

The YouTube ID of Insert video URL or ID here is invalid. <iframe width=”560″ height=”315″ src=”//www.youtube.com/embed/x5aW4hJELWE” frameborder=”0″ allowfullscreen></iframe>

 

ada beberapa sumber di youtube lainnya.

 

PENYEBAB REMAJA MELAKUKAN PACARAN

1. pengakuan diri dari teman 

 perbuatan pacaran seperti teman-teman sekitarnya, agar bisa diterima di sebuah kelompok . karena semakin banyak teman dan semakin banyak pengakuan yang akan didapat membuat remaja tidak akan kesepian, dan membuktikan bahwa dia melakukannya, makin banyak teman makin banyak “famous” yang didapat.

2. membuktikan bahwa dia cantik/ganteng

dengan cara pacaran itulah saya akan membuktikan kepada lingkungan sekitar kalau saya cantik/ganteng maka saya akan pacaran.

3. mencari sosok yang bikin nyaman 

ketika keluarga (ayah,ibu, adik dan kaka) tidak bisa membuat nyaman di rumah, maka remaja akan cendrung mencari teman yang bisa bikin nyaman dan bahagia bahkan tertawa yang sangat lepas dengan sosok yang bikin “nyaman” . masa remaja inilah yang mencoba-coba ketika kehangatan keluarga tak lagi didapat, ketika teman-teman menjauh .ada sosok yang hadir dan memberikan kenyamanan inilah yang membuat remaja melakukan pacaran. tetapi jika dibiarkan lama kelamaan akan melampaui batas

4. teknologi dan tayangan televisi

Kita memang gak bisa menyalahkan perkembangan teknologi, karena dengan akses teknologi kita bisa bertegur sapa, disaat media sosial semakin banyak maka disinilah ajang perkenalan semakin tak bisa dihindari, mula-mula diajak berjalan lama kelamaan akan bisa saling intens berkomunikasi dengan gebetan yang berujung menjadi pacaran. sedangkan tayangan televisi semakin hari semakin membingungkan, sinetron setiap hari mengundang perilaku berpacaran sehingga banyak yang mengikuti perilaku

tips mencegah agar remaja tidak pacaran 

1. bertemanlah dengan teman yang mengajakmu dalam hal kebaikan, karena “berkumpul dengan teman yang sholeh dan mengajak mengajarkan kebaikan” akan membuat kita menjadi lebih aman .   The YouTube ID of Insert video URL or ID here is invalid.  <iframe width=”420″ height=”315″ src=”//www.youtube.com/embed/1FJ-xqGgLXg” frameborder=”0″ allowfullscreen></iframe>

2. selektif dalam memilih tayangan televisi

sepeti yang dijelaskan sebelumnya tayangan televisi mempengaruhi remaja, selektiflah memilih kita perlu kerja sama antara pihak orang tua dan guru disekolah memberikan masukan-masukan dengan selektif memilih tayangan televisi. daripada menonton televisi lebih baik belajar dengan baik

3. orang tua sebagai sahabat remaja

perubahan emosional pada remaja mereka ingin mendapatkan sesuatu hal menunjukan bahwa dia bukanlah “anak kecil” . orang tua pun dituntut untuk memahami anaknya, dengan tetap mengontrol perkembangan anak, dengan cara memahami aktivitas anak dan menyesuaikan bagaimana anak menyeseuaikan diri dengan lingkungan dan teman sebaya. sebaiknya sebagai orang tua diharapkan memperhatikan anak tetapi tidak berlebihan didalamnya, dan mendengarkan keluh dan kesah anak. orang tua harus bisa menempatkan dirinya.

4. Lingkungan

lingkungan sekitar yang tidak baik akan membuat remaja tidak baik, maka dari itulah pilihlah lingkungan yang baik, yang membawa kebaikan. jika disekitar rumah buruk kemungkinan juga akan buruk. maka tempatkanlah anak ditempat yang baik.

5. melakukan kegiatan positif dan sosial

kegiatan manfaat dan penuh makna disekitar, misalnya bakti sosial, mengerjakan pekerjaan rumah, dan bantu orang tua. sehingga ketika melakukan kegitaan positif maka remaja tidak akan memikirkan bagaimana “pacaran” karena pikirannya adalah melakukan kebaikan untuk sekitar.

5. Agama

agama memilik peran yang sangat penting perbanyaklah ingat Allah swt agar selalu mendaptkan keberkahan dan rahmat dan karunia-nya , didalam kehidupan ini menjelaskan terhadap remaja bahwa “Allah swt melarang perbuatan zina” dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’ [17]: 32)”

Katakanlah kepada laki–laki yang beriman : ”Hendaklah mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya.” (QS. An Nuur [24]: 30 )

itulah sekilas mengenai pacaran remaja yang sangat mengkhawatirkan.  semoga kita sebagai umat muslim bisa memberikan pencegahan dengan baik, agar hidup menjadi lebih bermakna. dan akhir penutup ini tidak ada pacaran islami, sekali pacaran adalah pacaran yang menyebkan zina dan terjerumus dosa.

www.muslimedianews.com

www.cyberdakwah.com

www.piss-ktb.com

Please like & share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *