[Karya KBM3] Sebarkan Virus STW Untuk Membenahi Moral Bangsa

[Karya KBM3] Sebarkan Virus STW Untuk Membenahi Moral Bangsa

Posted on Updated on

Assalamu’alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Disiplin adalah sikap yang penting dan harus di miliki oleh setiap orang guna menjadi insan yang lebih baik. Penerapan sikap disiplin oleh warga Indonesia sendiri masih sangat memprihatinkan. Kurangnya penerapan sikap disiplin ini yang menyebabkan berbagai kerusakan moral yang terjadi di Indonesia. Berbagai kerusakan moral bangsa hasil karena kurangnya kesadaran disiplin baik itu disiplin diri maupun disiplin waktu.

Disiplin diri merupakan kunci bagi kedisiplinan pada lingkungan yang lebih luas lagi. Contoh disiplin diri yaitu tidak pernah meninggalkan Ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Maksudnya ialah sebagai remaja harus senantiasa beribadah dengan peraturan-peraturan yang terdapat didalamnya. Kedisiplinan dalam beribadah amat dibutuhkan, Allah SWT senantiasa menganjurkan manusia untuk Disiplin, sebagai contoh firman Allah SWT.

فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِيْنَ  . اَلَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلاَ تِهِمْ سَاهُوْنَ .

Artinya: “ Maka celakalah bagi orang-orang yang salta, (situ) orang-orang yang lalai dari shalatnya” ( QS. Al-Ma`un:4-5 )

Disiplin waktu yaitu kegiatan yang menggunakan waktu secara teratur sesuai waktu yang kita miliki, maksudnya kita harus bisa menggunakan dan membagi waktu dengan baik. Karena waktu amat berharga dan salah satu kunci kesuksesan adalah bisa menggunakan waktu dengan baik.

Disini saya akan membahas lebih lanjut masalah disiplin waktu, karena ada kaitan erat dengan remaja saat ini dan kebiasaan orang-orang disekitar lingkungan kita. Mengapa saya lebih memilih membahas disiplin waktu? Karena setiap detik waktu yang digunakan oleh kita akan memperlihatkan bagaimana kebiasaan kita untuk menghabiskan waktu tersebut. Di Indonesia sendiri sangat terkenal istilah jam karet, yaitu sikap orang saat ada janji tidak pernah tepat waktu. Selalu menunda untuk menyegerakan hal-hal yang dijanjikan, padahal kita tahu sendiri bahwa waktu itu sangat berharga sekali walaupun itu hanya 1 detik.

Apa sih penyebab orang-orang tersebut tidak bisa mengatur waktu dengan baik? Saya berpendapat penyebab utama adalah tidak adanya kesadaran diri dari orang yang bersangkutan untuk selalu disiplin di hidupnya. Saya ambil contoh yang nyata pada para mahasiswa, banyak para mahasiswa meremehkan tugas dari dosen mereka dan lebih memilih melakukan hal lain yang kurang produktif. Akhirnya mereka membiarkan tugas tersebut menumpuk, alhasil saat mendekati deadline pengumpulan mereka akan kebingungan, Lalu kalau sudah kebingungan apa yang mereka lakukan? menyeleseaikan sekedarnya atau bahkan menyalin tugas teman mereka. Nah, Itu salah satu contoh yang sering terjadi disekitar saya. Lalu apa hubungannya hal itu dengan disiplin waktu? Jelas ada, jika mereka bisa memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, mereka rajin mengerjakan tugas sedikit demi sedikit pasti saat pengumpulan tugas tidak ada kata kebingungan. Siswa yang selalu menumpuk tugas mereka adalah salah satu akibat dari tidak adanya rasa disiplin dalam diri mereka.

Untuk mengatasi masalah moral bangsa yang memiliki rasa kurang disiplin tersebut, saya ingin menyebarkan virus ‘dari STW (Shalat Tepat Waktu) menuju STW (Selalu Tepat Waktu) dalam segala hal’. Lantas apa hubungannya shalat tepat waktu dengan disiplin waktu? Shalat tepat waktu merupakan kewajiban dan salah satu implementasi disiplin waktu dalam diri seorang muslim. Namun sayang sekali masih banyak orang yang menggampangkannya. Jika shalat saja digampangkan apalagi hal-hal lain dalam hidup.

Padahal menunaikan sholat tepat waktu berarti melatih diri untuk disiplin, bila kita mulai dari disiplin sholat maka kita akan terbiasa melakukan disiplin dalam kegitan yang lainya. Dalam hadist pun disebutkan keutamaan shalat tepat waktu apalagi secara berjamaah. Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saw, pernah bersabda :
” Seandainya orang-orang mengetahui pahala adzan dan barisan sholat ( shaf ) yang pertama, lalu mereka tidak akan memperoleh kecuali dengan ikut undian, niscaya mereka akan berundi. Dan seandainya mereka mengetahui pahala menyegerakan sholat diawal waktu, niscaya mereka akan berlomba-lomba melaksanakanya. Dan seandainya mereka mengetahui pahala sholat Isya dan Subuh, niscaya mereka akan mendatanginya meskipun dengan jalan merangkak ” (HR. Bukhori.).

Dan keutamaan sholat tepat waktu itu juga bisa menjadikan hati seseorang lembut dan dikaruniai kesehatan, Khalifah Usman Bin Affan ra. berpesan : Orang-orang yang memelihara sholat lima waktu dan mengerjakanya tepat waktu , insya Allah , Allah akan memuliakan orang tersebut dengan sembilan kemuliaan :
1. Dicintai Allah
2. Badanya akan senantiasa sehat
3. Dijaga oleh para Malaikat
4. Diturunkan berkah untuk rumahnya
5. Mukanya akan terlihat orang shaleh
6. Allah akan melembutkan hatinya
7. Dapat melewati jembatan Shiratal Mustaqim layaknya seperti kilat
8. Akan diselamatkan dari api neraka
9. Allah akan menempatkanya ke dalam golongan orang-orang yang tidak takut dan bersedih.
Oleh karena itu, mulai sekarang mari menjadi orang yang selalu shalat tepat waktu. Setelah itu mari kita sebarkan virus ‘STW menuju STW dalam segala hal’. Kita bisa menyebarkannya dari manapun seperti Instansi pendidik, media massa, jejaring sosial dan lain sebagainya. Dimulai dari disiplin shalat menuju disiplin waktu dan InsyaAllah bisa disiplin di semua bidang. Harapannya semakin sering terdoktrin dalam diri orang-orang untuk STW maka akan meminimalisir atau bahkan menghilangkan berbagai kerusakan moral lebih khususnya sikap kurang disiplin. Aamiin

 

 

Please like & share: