Kontes Blog

Penilaian Akhir Kontes Blog Muslim Ke-3

Posted on Updated on

Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Peserta kontes blog muslim (KBM) yang terhormat, berikut kami umumkan daftar hasil penilaian akhir Kontes Blog Muslime Ke-3 dengan tema “Moral Generasi Muda sebagai Modal Bangsa” yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Profesional Muslim (PPM) Aswaja.

Tidak lupa kami ucapkan terima kasih atas partisipasi rekan sekalian dan berikutnya kami menunggu kelengkapan data nomor rekening dan alamat tempat tinggal para pemenang sekalian di user profile web kontesblogmuslim.com ini.

Demikian disampaikan.

Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Wassalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

 

HASIL PENILAIAN AKHIR
KONTES BLOG MUSLIM KE-3
MORAL GENERASI MUDA SEBAGAI MODAL BANGSA
Ranking Judul Predikat Hadiah
1 ‘Urgensi Pendidikan Moral, Pendekatan Agama dan Keluarga, dan Penerapan Teknologi Informasi Tepat Guna Sebagai Upaya Mengatasi Dekadensi Moral Generasi Muda Indonesia’ Penulis: Yose Rizal Triarto Pemenang Ke-1 Hadiah dana Rp. 1.500.000 + Satu buah handphone Android JellyBean senilai Rp. 1.500.000 dari Negakom + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
2 ‘Penyimpangan Moral Remaja, Penyebab, dan Solusinya’ Penulis: Heru Purnomo Pemenang Ke-2 Hadiah dana Rp. 1.250.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
3 ‘Pre-MiLa (Tradisi Perempuan Meminang Laki-Laki) sebagai Upaya Revitalisasi Akhlaq Generasi Perempuan Indonesia’ Penulis: Nur Adila Qibtiyah Pemenang Ke-3 Hadiah dana Rp. 1.000.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
4 ‘Pemuda Antara Kenyataan dan Harapan: Perilaku Kerusakan Moral Pemuda Masa Kini’ Penulis: Rizky Chairani Pemenang Hiburan Ke-1 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
5 ‘Penguatan Keluarga Sebagai Pondasi Perbaikan Moral Generasi Muda’ Penulis: Diah Kusumastuti Pemenang Hiburan Ke-2 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
6 ‘Moral Remaja Sekarang dan Islam’ Penulis: Alfasemua Pemenang Hiburan Ke-3 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
7 ‘Dibilang Moralnya Merosot, Inilah Pendapat Saya Sebagai Salah Satu Pemuda Yang Kecanduan Internet’ Penulis: Waluyo Pemenang Hiburan Ke-4 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
8 ‘Tawaran Revolusi Kurikulum Pendidikan “Pesantren Friendly”’ Penulis: Ahmad Budairi Pemenang Hiburan Ke-5 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
9 ‘Pemakluman Lingkungan yang ‘ Kebablasan’’ Penulis: Rahmi Isriana Pemenang Hiburan Ke-6 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
10 ‘Kita Yang Berantas Mereka, Atau Mereka yang Akan Binasakan Kita!’ Penulis: Supangkat Pemenang Hiburan Ke-7 Hadiah dana Rp. 100.000 + Al Qur’an Ekslusif dari Negakom + T-shirt menarik dari Wonderful Indonesia + sertifikat
11 ‘Generasi Lintas Zaman Miskin Perlindungan’ Penulis: Muhammad Labib Naufaldi Pemenang Hiburan Ke-8 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
12 ‘Apakah Kita Masih Berhenti untuk Peduli ?’ Penulis: Almundzir Pemenang Hiburan Ke-9 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
13 ‘Jangan Salahkan Kami Jika Moral Kami Bejad’ Penulis: Muhamad Surya Iksanudin Pemenang Hiburan Ke-10 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
14 ‘Dekadensi Moral di Kalangan Generasi Muda’ Penulis: Aan Krida Pemenang Hiburan Ke-11 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
15 ‘Ketika aku ditanya ‘masih gadis-kah, kamu ?’’ Penulis: Aya Nurhayani Pemenang Hiburan Ke-12 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
16 ‘Moral Orangtua, Moral Anak: Bagaimana Mengurangi Dampak Broken Home?’ Penulis: Taufiq Firdaus A. Atmadja Pemenang Hiburan Ke-13 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
17 ‘Peran Televisi Dalam Mendegradasi Moral Penerus Bangsa’ Penulis: Muhamad Surya Iksanudin Pemenang Hiburan Ke-14 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
18 ‘Moral Generasi Bangsa yang Semakin Memprihatinkan’ Penulis: Anifa Aydeed Pemenang Hiburan Ke-15 Hadiah dana Rp. 100.000 + sertifikat
19 ‘Generasi Muda Di Lingkaran Dekadensi Moral’ Penulis: Yudianto Terbaik Ke-19 Sertifikat
20 ‘Multiperan Orangtua sebagai Central Lock bagi Remaja’ Penulis: Fien Prasetyo Terbaik Ke-20 Sertifikat

 

 

 

 

 

Please like & share:

[Karya KMB3] Disalahgunakanya Anugerah Tuhan

Posted on Updated on

cinta merupakan anugerah tuhan yang paling sempurna, cinta merupakan sebuah anugerah yang paling membahagiakan di dunia maupun di akhirat. contohnya jika saja kita ditakdirkan habibullah (kecintaan kita terhadap allah) maka kita senantiasa akan merasa sangat bahagia jika menjalankan perintahnya bahkan dengan sukarela meninggalkan larang-laranganya.

Bagaimana jika terjadi itu adalah hubudunya (cinta pada dunia) yang di dunia bisa didefinisikan harta, tahta, dan wanita sebenarnya boleh hubudunya asal tidak sampai keterlaluan dan tahu batas. dan dikalangan anak muda umumnya yang terjadi adalah rasa cinta kepada lawan jenisnya, bukanya tidak boleh mempunyai rasa cinta, karena cinta pada lawan jenis adalah hal yang lumrah, Cinta merupakan hal dasar yang ada pada setiap insan manusia, cinta itu netral dia bagai sebuah mobil yang harus dikendarai dengan baik tinggal bagaimana kita mengendarainya, jika dengan hawa nafsu maka kita akan binasa oleh cinta itu sendiri. Banyak artian terhadap cinta itu sendiri karena islam adalah agama yang sempurna semua sudah diatur termasuk bagaimana perasaan cinta manusia yang membawa kebahagiaan namun juga bisa mendatangkan malapetaka untuk kita sendiri dan untuk orang yang  kita cintai. tapi bagaimana seseorang atau anak muda itu menyikapinya, di Indonesia sendiri para anak muda banyak yang menyikapi perasaan ini dengan pacaran, pacaran merupakan hal yang sangat wajar di indonesia bahkan itu menjadi hal yang sangat dipamer-pamerkan, dibangga-banggakan. Apalagi pacaran anak zaman sekarang meniru adegan inilah, meniru adegan itulah !  mengapa demikian ? ada beberapa factor: tontonan, apa yang didengarkan, lingkungan, teman, orang tua, bahkan dirinya sendiri menentukan akan jadi bagaimanakah anugerah tuhan itu nanti. Dan itu merupakan cara mengendarai cinta yang salah beratnya adalah adat pacaran sudah mengakar di kalangan anak muda zaman sekarang bahkan banyak muslimin dan muslimah yang tergiur dengan pacaran ini dan tidak sedikit yang sampai maaf berzina. Lebih parahnya lagi mereka mengompori mempengaruhi memberikan gambaran atas apa yang mereka lakukan sehingga membuat teman yang dikompori ini menjadi ingin tahu dan penasaran sehingga teman adalah pengaruh terbesar dalam hal cinta, bukan apa-apa ini merupakan salah satu fakta terbesar dalam kehidupanku, nomer dua adalah tontonan seharusnya hanya menjadi sebuah hiburan malah menjadi sebuah tuntunan hal yang di ikuti oleh kaum muda, padahal secara logika perlu direnungkan oleh para anak muda adalah pacaran adalah sebuah ikatan yang tidak menyangkut apapun tapi khalayak anak muda menjadikan sebuah ikatan pacaran adalah sebuah ikatan yang seperti pada dasarnya seseorang saling memiliki, saling berbagi, saling menuruti hawa nafsu, mereka akan dengan mudah terpengaruh oleh bujuk rayu setan yang terkutuk, adanya adegan mesra dalam beberapa film yang tak patut untuk ditonton anak-anak juga menjadi pelopor utama dalam penyelewangan rasa cinta yang dialami anak-anak pada masa pubertas. Orang tua adalah benteng utama bagi anak, kadang walaupun ada benteng yang kokoh dari orang tua belum menjamin dia terjaga dengan baik, apa gunanya benteng tanpa pondasi, setiap bangunan itu harus ada pondasinya, dan untuk membentengi diri bukan hanya diperlukan benteng yang besar dan kuat butuh juga pondasi yang kuat apa pondasi itu ? pondasinya adalah masing-masing insan, pondasi apakah yang harus di bangun pada anak ? ya pengetahuan agama, ingat kata guru agamaku pondasi setiap orang adalah sholatnya dan budi pekerti tingkah lakunya, tindak tanduknya, insyallah orang yang rajin sholatnya adalah generasi muda islam yang punya pondasi  kuat,  bukan  apa-apa sholat adalah tiang agama oleh karena itu siapa saja yang mendirikan sholat berarti membantu memperkokoh agama islam.

Dan dalam bertatakrama tingkah laku juga dalam agama islam ada yang namanya “ ta’limul muta’alim” adabnya orang mencari ilmu disana banyak memberikan pelajaran bagaimana bertindak tanduk pada guru, adab-adab dalam kehidupan ada disana. Tapi banyak dari kalangan muda sekarang mengabaikan  pendidikan agama islam dan lebih mementingkan ilmu umum, boleh mementingkan ilmu umum tapi jangan lupa ilmu agamanya juga penting dan sangat dibutuhkan bagi setiap generasi muda.

Dengan kemajuan teknologi sekarang ini banyak berkembang egoisme dalam pikiran setiap manusia menyalahgunakan teknologi untuk kepentingan sendiri, mengakses hal yang hanya merusak pemikiran, mengeruhkan hati, menghancur leburkan hati nurani . pada dasarnya setiap manusia punya hal yang positif dan baik dalam dirinya kenapa demikian ? mengutip kyai haji anwar zahid ketika ada anak kecil kecelakaan pasti ada keinginan untuk menolong anak itu, dan sama halnya seperti melakukan dosa sejelek apapun orang itu pasti ada kebaikan, bedanya hal baik itu dipakai atau malah ditekan untuk memuaskan nafsunya, jika ada yang bilang menuruti hawa nafsu adalah sifat manusiawi itu memang benar tapi sifat manusiawi itu ada 2 hal manusiawi yang kehewanan atau manusiawi yang manusia . kalau manusiawi yang kehewanan anda tanpa fikir panjang melakukan hal yang menyeleweng dan melukukanya dengan bangga, tapi kalau manusiawi yang manusia dia berfikir kalau itu salah dan adanya rasa malu pada alaah SWT. Insyallah atas izinya hal yang tak pantas untuk dilakukan misalnya zina, minum oplosan, memakai narkoba, dan lain sebagainya.
kadang anak ketika ingin diperhatikan dan mendapat cinta kasih orang tuanya akan melakukan hal yang  kadang ada di luar batas kenakalan remaja, mungkin  karena orang tuanya yang sibuk bekerja tanpa memperhatikanya, mungkin karena kasus broken home (perceraian) hal-hal ini juga yang membuat seorang remaja lebih dekat kepada seorang teman yang kadang menjerumuskan keberbagai macam hal yang menyebabkan rusaknya moral dan ahlak seorang remaja tersebut. Kadang faktor takut gak punya teman dia akhirnya mengikuti apapun yang dilakukan sang teman entah itu baik atau buruk itu tak masalah bagi remaja, asal mereka merasa senang cukup bagi mereka,  oleh karena itu peran orang tua sangat penting bagi kehidupan anaknya.  Sebenarnya jika setiap remaja mau berangan-angan pacaran itu tak berguna apapun bagi dia, kenapa aku katakan tak berguna coba saja bayangkan jika kalian pacaran terus putus atau gagal dalam hubungan tersebut bukanya kalian makin jauh dan akan timbul yang namanya kebencian  sama saja malah bisa buat kalian makin jauh sama si dia jika kalian gagal menjalani hubungan tersebut, trus paling baik jika nikah , na dari pada saling cinta trus kanapa harus pacaran yah nunggu aja ntar kalau dah punya kerjaan punya uang dilamar terus nikah . beres kan ?yah kalau nunggu jelas sulit tapi ujian yang kalian hadapi di zaman sekarang ini adalah hal tersebut, jadi kalian para remaja harus kuat supaya kalian tak  melanggar apa yang dilarang allah dan rosulnya.

Dan banyaknya generasi islam yang salah dalam mengambil jalur kehidupanya karena cinta tidak sedikit sebab sejak kecil banyak penyelewangan tentang arti cinta di film-film jika saling cinta pacaran terus bergandengan tangan, berpelukan, dan melakukan hal lain yang tidak seharusnya dilakukan oleh yang bukan muhrim.  Banyak dari sekian juta penduduk Indonesia yang beragama islam dikalahkan oleh setan musuh terbesar umat manusia dizaman ini mereka menjadi sahabat bahkan tanpa menggoda iman kita dengan sendirinya kita melompat ke lembah kenistaan hanya dari segi cinta saja. Karena apa artis yang harusnya jadi tontonan menjadi sebuah tuntunan yang di ikuti khalayak muda zaman sekarang, dan kyai ulama’ menjadi sebuah tontonan bukan sebuah tuntunan.

Cara pencegahan dan pembenahanya adalah membuat artis sekedar jadi tontonan bukan tuntunan yang harus di ikuti dan kyai menjadi tuntunan bukan tontonan semata. Dan itu tidak bisa dari segelintir orang saja yang ikut membenahi hal yang sudah lama kebleger ini, kekeliruan ini akan sangat susah untuk di obati tapi untuk mencegah generasi muda mendatang agar mampu sadar dan tidak mengikuti kesalahan dan kekeliruan yang dilakukan oleh yang salah.

Susahnya juga ada orang yang tak mau di anggap salah walau dia tahu dia salah, dan susahnya lagi jika ada orang yang tidak tahu menahu mengaku-ngaku tahu dan memberi penjelasan yang salah pada anak muda penerus islam dan membuat pemuda islam salah jalan.

Ya intinya generasi muda muslim Indonesia butuh pondasi yang kuat bagi dirinya agar mampu menyaring dan memproteksi hal-hal mana yang baik dan mana yang batil, perlunya bantuan dari keluarga khususnya orang tua agar generasi muda islam ini mampu mempertahankan apa yang jadi perintah allah swt dan menjauhi segala laranganya. butuh seorang yang bisa menjadi pelindung, punya guru atau ulama’ yang bisa menjadi penjawab yang baik bagi setiap pertanyaan dan masalah yang muncul di setiap jalan terjalnya nanti.

Pondasi yang kuat bagi setiap generasi muda islam Indonesia adalah ilmu agama, ahlakul karimah, melakukan syariat agama yang benar. Motivasi dari orang tua, termasuk orang kedua bagi murid ketika berada di sekolah, karena orang tua kedua ini juga penting bagi pertumbuhan generasi islam yang baik. Masyarakat juga turut serta, hilangnya rasa sosialisme di kota-kota besar membuat banyak kenakalan remaja tak terkontrol, hilangnya rasa malu berpacaran di publik juga membuat mereka lebih leluasa menyalurkan hawa nafsu.

Hubungan dengan lawan jenis ini telah diatur dalam syariat suci yaitu pernikahan. Pernikahan yang benar dalam Islam juga bukanlah yang diawali dengan pacaran, tapi dengan mengenal karakter calon pasangan tanpa melanggar syariat (ta’aruf). Melalui pernikahan inilah akan dirasakan percintaan yang hakiki dan berbeda dengan pacaran yang cintanya hanya cinta bualan.

Dari Ibnu Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.” (HR. Ibnu Majah no. 1920. Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani)

 

Kalau belum mampu menikah, tahanlah diri dengan berpuasa. Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagaikan kebiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnul Qayyim berkata, ”Hubungan intim tanpa pernikahan adalah haram dan merusak cinta, malah cinta di antara keduanya akan berakhir dengan sikap saling membenci dan bermusuhan, karena bila keduanya telah merasakan kelezatan dan cita rasa cinta, tidak bisa tidak akan timbul keinginan lain yang belum diperolehnya.”

Cinta sejati akan ditemui dalam pernikahan yang dilandasi oleh rasa cinta pada-Nya. Mudah-mudahan Allah memudahkan kita semua untuk menjalankan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya. Agama islam mengakui adanya cinta terhadap lawan jenis sebagi iringan motivasi seksual, karena itu merupakan emosi fitrah manusia, selama sesuai dengan cara yang telah disyariatkan, yaitu menikah.

Cinta kepada lawan jenis. islam sebagai agama yang sempurna,  memperhatikan juga aspek-aspek  duniawi dan sekaligus memberi solusinya. Dalam hal cinta kepada lawan jenis, islam memandangnya sebagai fitrah, manusia dibekali rasa cinta kepada lawan jenis untuk memotivasi memperbanyak keturunan, tetapi islam juga memberi rambu-rambu atas cinta kepada lawan jenis ini, dengan solusinya adalah dengan membangun keluarga dengan jalan menikah.  Islam mengecam perzinaan, tetapi sangat menganjurkan untuk menikah bagi yang mampu secara fisik dan psikis, andaikata tidak atau belum mampu menikah, islam mengajurkan untuk berpuasa dan menahan diri dari segala hal yang membangkitkan syahwat.

Ada solusi bagi umat islam solusi yang di anjurkan oleh rasulullah saw dalam mengenal pasangan yang dinikahi tanpa harus pacaran yakni ta’aruf sedikit penjelasan mengenai ta’aruf dan perbedaan ringkasnya dengan hubungan pacaran.

Taaruf adalah kegiatan bersilaturahmi, kalau pada masa ini kita bilang berkenalan bertatap muka, atau main/bertamu ke rumah seseorang dengan tujuan berkenalan dengan penghuninya. Bisa juga dikatakan bahwa tujuan dari berkenalan tersebut adalah untuk mencari jodoh. Taaruf bisa juga dilakukan jika kedua belah pihak keluarga setuju dan tinggal menunggu keputusan anak untuk bersedia atau tidak untuk dilanjutkan ke jenjang khitbah – taaruf dengan mempertemukan yang hendak dijodohkan dengan maksud agar saling mengenal.

Sebagai sarana yang objektif dalam melakukan pengenalan dan pendekatan, taaruf sangat berbeda dengan pacaran. Taaruf secara syar`i memang diperintahkan oleh Rasulullah SAW bagi pasangan yang ingin nikah. Perbedaan hakiki antara pacaran dengan ta’aruf adalah dari segi tujuan dan manfaat. Jika tujuan pacaran lebih kepada kenikmatan sesaat, zina, dan maksiat. Taaruf jelas sekali tujuannya yaitu untuk mengetahui kriteria calon pasangan.

Sekian dulu yah artikel dari saya semoga bermanfaat bagi pemuda islam indonesia jika tulisan saya ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

Please like & share:

Karya KBM1: Pendidikan Anti Korupsi Sejak Usia Dini

Posted on

Penulis: Diah Kusumastuti @d3kusumastuti

Predikat: Pemenang Hadiah Juara Ke-3

Sebagai warga negara Indonesia, saya sangat prihatin menyaksikan berita di berbagai media massa yang hampir setiap hari membahas tentang korupsi. Semakin hari semakin banyak kasus korupsi yang terungkap oleh pihak yang berwenang (dalam hal ini dan saat ini adalah KPK). Itu semua yang sudah terungkap. Saya yakin masih banyak kasus korupsi yang belum tersentuh hukum. Karena nampaknya korupsi sudah mengakar di negeri ini, atau mungkin sudah menjadi budaya hingga ke seluruh negeri?

Sebagai ibu dari seorang anak balita, saya sangat miris menyaksikan berbagai degradasi moral yang terjadi saat ini, di negara ini. Terutama yang berkaitan dengan masalah korupsi. Saya takut, bagaimana lingkungan anak saya nantinya bila telah dewasa, apakah akan sama seperti sekarang? Ataukah lebih parah? Dan mampukah anak saya kelak melawan arus itu?

Untuk melawan ketakutan saya sendiri tersebut, saya bertekad untuk memberikan pondasi terbaik bagi anak saya, agar kelak ia tak akan sampai terjerumus ke lingkaran korupsi. Dan akan lebih baik lagi jika kelak ia menjadi bagian dari orang-orang yang mampu memberantas korupsi.

Menurut saya, pondasi itu harus berawal dari dalam rumah. Karena, bila anak telah memiliki pondasi yang baik dan kuat dari dalam rumah (lingkungan terkecilnya) maka ia akan mampu membawa dirinya ke dalam lingkungan masyarakat yang lebih luas. Ia tak akan mudah terombang-ambing oleh arus yang menyesatkan karena pondasinya telah kuat. Lalu, apakah pondasi yang saya maksud? Pondasi yang saya berikan adalah pendidikan yang baik di dalam rumah. Pendidikan tersebut mencakup pendidikan agama dan pendidikan umum. Pendidikan di usia dini yang berhubungan dengan larangan korupsi antara lain menyangkut kejujuran/larangan berdusta, kebenaran, larangan mencuri, dan lain-lain.

Menanamkan Sifat Jujur
Anak saya masih usia balita, jadi menurut saya ini adalah kesempatan yang tak boleh terlewat. Karena pendidikan yang diberikan kepada anak pada saat usia dini akan sangat berpengaruh kuat bagi masa depannya. Di usia balita, kemampuan anak dalam menyerap berbagai hal di sekitarnya sangat cepat, dan akan sangat membekas di kemudian hari. Contohnya, bila ia dididik untuk terbiasa bekata jujur, maka insya Allah kelak ia akan tumbuh menjadi orang yang terbiasa berkata jujur dan memilih kebenaran.

Tekad tersebut sudah mulai saya wujudkan dalam mendidik anak saya dalam keseharian. Saya memulainya dari diri saya sendiri (yang nantinya akan ditiru anak, insya Allah). Misalnya, saya tak akan berbohong hanya karena alasan agar dia diam dari tangisnya. Lebih baik saya berikan alasan yang mudah dia terima, agar dia mengerti dan terbiasa dengan kejujuran.

Misalnya saja waktu dia pilek, lalu dia minta es krim. Saya tak akan mengatakan bahwa di dalam es krim tersebut ada ulatnya atau apalah yang membuat dia takut, sehingga dia benar-benar takut lalu tak memintanya lagi. Tapi, saya akan jelaskan bahwa bila makan es krim, pileknya akan bertambah parah, dia akan lebih lama sakit dan tak kunjung bisa menikmati es krim kembali. Atau bila berada dalam kegelapan, saya tak akan menakut-nakuti dengan berbagai kebohongan, karena hanya akan membuat pemahaman yang salah pada anak, selain kelak ia akan tumbuh menjadi pribadi yang mudah merasa resah dan cemas.

Bila kita sebagai orangtua terbiasa jujur kepada anak, secara otomatis dia akan menirunya. Apalagi di usia balita. Karena, anak balita adalah peniru sejati. Dia akan mudah menirukan apa saja yang ia tangkap dari sekelilingnya, entah itu kata-kata, perbuatan, atau bahkan juga sikap-sikap diam kita.

Ada yang mengatakan bahwa kebiasaan itu membentuk karakter. Saya sangat setuju akan hal itu. Dari kebiasaan sehari-hari, akan terbentuk karakter yang kuat pada anak. Dan lambat laun, karakter itu akan mewujudkan sebuah sifat. Begitu pula dengan kebiasaan berkata dan bersikap jujur, hal itu akan membentuk karakter anak menjadi jujur, dan kelak insya Allah akan mewujudkan sifatnya yang suka kejujuran dan memihak pada kebenaran.

Kasih Sayang dari Orangtua
Mendidik anak dengan penuh kasih sayang itu sangat penting. Karena dengan kasih sayang, hubungan antara anak dengan orangtua akan semakin erat. Tanpa sadar, alam bawah sadar anak akan selalu terpaut pada orangtuanya, menjadikannya teladan dengan sepenuh hati. Demikian halnya bila orangtua mengajarkan kebaikan-kebaikan dengan kasih sayang, maka anak pun akan melakukan hal-hal baik dan benar dengan rasa cinta. Bukan karena takut atau hanya demi menuruti perintah orangtua.

Sebaliknya, jika kita mendidik anak dengan kekerasan, meskipun yang diajarkan adalah tentang kebenaran, suatu saat efeknya akan lain. Bisa saja kelak si anak melakukan pemberontakan batin, karena dahulu dia tidak ikhlas melakukan perintah orangtuanya, karena terpaksa. Dampaknya, dia akan melampiaskan keterbelengguannya di masa kecil dengan bertindak sesuai keinginannya. Kalau sudah begitu, bisa saja ia akan mengambil jalan yang salah demi kepuasannya. Seperti berbuat korupsi.

Membiasakan Anak untuk Qana’ah
Qana’ah (merasa cukup dan ridha dengan pemberian rezeki dari Allah) itu penting dibiasakan kepada anak. Diharapkan, dengan pembiasaan bersikap seperti itu sejak dini akan terus terjaga hingga dewasa. Menjadi sangat penting karena dengan sifat itu seseorang akan selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, besar atau kecil. Sehingga dia tak akan mudah menginginkan nikmat/rezeki yang diterima orang lain. Dia akan jauh dari sifat iri dan dengki, hingga mungkin melakukan apapun dengan segala cara untuk mendapatkan seperti apa yang dimiliki orang lain.

Sifat iri dan dengki seperti itulah yang menjadi salah satu sebab seseorang melakukan korupsi. Dia ingin dengan mudah mendapatkan uang/materi tanpa bersusah payah terlebih dahulu.

“Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk Islam, kemudian mendapatkan rizki yang secukupnya dan Allah menganugrahkan kepadanya sifat qana’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezki yang Allah berikan kepadanya.” (HSR Muslim (no. 1054).

Mendidik Anak Menurut Syari’at Islam
Syari’at Islam itu luas, tidak hanya mencakup hukum pidana-perdata. Tetapi juga menyangkut akhlaq. Maka selain anak harus kita didik mengenai hukum mencuri, berbohong, shalat, dan sebagainya, mereka juga harus kita biasakan untuk hormat kepada orangtua, menghormati hak orang lain, berkasih sayang dengan mereka, dan lain-lain. Semua itu sudah ada panduannya dalam syari’at agama Islam yang sempurna (Al-Qur’an dan Al-Hadits).

Mendidik anak mengenai syari’at (hukum-hukum Islam) bisa dilakukan sejak anak masih kecil. Mengenalkan makna ayat-ayat Allah kepada anak memang tak mudah, namun anak akan bisa menerimanya tergantung bagaimana kita menyampaikannya sesuai dengan tahap perkembangan umurnya. Seperti kepada anak saya yang masih balita, belum perlu saya sampaikan isi dan makna suatu ayat Al-Qur’an kepadanya. Cukup saya berikan pengertiannya saja. Misalnya dilarang mencuri, karena Allah membencinya. Bisa disampaikan ketika sambil bermain, bahwa dia tidak boleh membawa mainan temannya ketika pulang, karena itu bukan miliknya. Kalau mengambil yang bukan miliknya berarti mencuri, dan akan dibenci oleh Allah. Atau bisa juga disampaikan melalui dongeng-dongeng/cerita-cerita baik dari buku atau kita buat sendiri.

Mendidik anak mengenai syari’at Islam juga berarti mengajarkan anak bahwa segala perbuatannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada Allah. Selain itu tanamkan pada jiwa anak bahwa segala perbuatannya selalu diawasi oleh Allah.

Di antara ayat-ayat Al-Qur’an yang berhubungan dengan larangan korupsi adalah sebagai berikut:

“Hai orang-orang yang beriman bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar.” (QS. At-Taubah: 119)

“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az-Zumar: 33)

“Perhatikanlah, betapakah mereka mengada-adakan dusta terhadap Allah? Dan cukuplah perbuatan itu menjadi dosa yang nyata (bagi mereka).” (QS. An-Nisa’: 50)

“Maka siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauh Mahfuzh); hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya: “Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?” Orang-orang musyrik itu menjawab: “Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami,” dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al-A’raf: 37)

“Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah orang-orang pendusta.”
(QS. An-Nahl: 105)

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kedustaan terhadap Allah atau mendustakan yang haq tatkala yang haq itu datang kepadanya? Bukankah dalam neraka Jahannam itu ada tempat bagi orang-orang yang kafir?”
(QS. Al-Ankabut: 68)

“Dan janganlah kamu makan harta diantara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.” (Q.S. Al-Baqarah: 188)

“Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Maidah: 38)

Semoga, dimulai dari lingkungan yang terkecil yaitu rumah, akan terbentuk pribadi-pribadi yang suka kejujuran dan siap membela kebenaran. Sehingga meskipun lingkungan mengajaknya (memberikan celah) untuk melakukan korupsi, ia tidak akan tergiur dan terlena oleh kesempatan yang menyesatkan tersebut. Yang dapat memasukkannya ke dalam siksa api neraka. Na’udzubillahi min dzalik.

Saya membayangkan, jika para ibu melakukan pendidikan yang baik dan benar kepada anak-anaknya di rumah, terutama membiasakan berkata dan berlaku jujur, saya optimis, suatu saat negeri ini akan bersih dari korupsi. Meski saya pun menyadari, 20 atau 30 tahun mendatang ketika anak saya telah dewasa, tantangannya akan jauh lebih berat. Seperti yang kita lihat di masa-masa yang telah terlewat, korupsi kian hari kian menggila di negeri ini. Namun harapan itu selalu ada.

Dan semoga, saya termasuk salah satu ibu yang dapat mengambil bagian itu, dan terus istiqamah mendidik anak-anak dengan baik dan benar hingga kelak mereka dewasa. Aamiin.

Please like & share:

Pengumuman: Laporan Penyerahan Hadiah Pemenang KBM2

Posted on Updated on

Assalammu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Kepada para pemenang Kontes Blog Muslim Ke-2 yang telah menyerahkan data rekeningnya, kami menginformasikan bahwa telah dilakukan penyerahan hadiahnya pada hari Selasa tanggal 23 September 2014 pukul 19:00-20:00WIB.

Selanjutnya bagi yang belum mengirimkan data rekeningnya, masih kami tunggu sampai dengan hari Selasa tanggal 30 September 2014.

Ranking Nama Twitter Hadiah (Tabungan) Rekening Bank A/n Status
1 Yose Rizal Triarto @yrtriarto Rp. 1.250.000 135-000-4071-*** Mandiri Yose R. Sukses terkirim
2 Ziyadatul Khairoh @Zyadahkhairoh Rp. 850.000 0296-210-*** Jatim Ziyatul K. Sukses terkirim
3 fadlil sangaji @fadlilsangaji Rp. 400.000 Menunggu info rekening
4 Ficri Pebriyana @FicriPebriyana Rp. 100.000 359-901-001-328-*** BRI Ita QQ Ficri Sukses terkirim
5 edo setya @edosetya Rp. 100.000 900-000-740-2*** Mandiri Edo S.P. Sukses terkirim
6 Prima @nisaprimaa Rp. 100.000 135-000-625-1*** Mandiri Anissa P. Sukses terkirim
7 bagustris @bagus_tris Rp. 100.000 Menunggu info rekening
8 harry supandi @harry_supandi  Rp. 100.000 017-271-0*** Muamalat Harry Sukses terkirim
9 Rauhiyatul @jay_Bq Rp. 100.000 031-177-9*** BNI Rauhiyatul Sukses terkirim
10 horiq Sobarqah @horick_errick Rp. 100.000 687-301-010-462-*** BRI Horiq Sukses terkirim
11 Istakim Al Farhan @a_istakim Rp. 100.000 Menunggu info rekening
12 Chairul Sinaga @chairulmaster Rp. 100.000 Menunggu info rekening
13 Ahmad Shiddiq @Shiddiqqq Rp. 100.000 Menunggu info rekening
14 Irpanudin @tamananyar Rp. 50.000 522-062-9*** BCA Irpanudin Sukses terkirim
15 Supangkat @supangkat89 Rp. 50.000 Menunggu info rekening
16 Ahmad Kurniadi @AhmadKurniadi91  Rp. 50.000 Menunggu info rekening
17 MakaraMe @Makara_ME Rp. 50.000 Menunggu info rekening
18 Nurry Savitri @nurry_savitri Rp. 50.000 131-401-003-981-*** BRI Nurry Sukses terkirim

Terima kasih.

 

a/n

Administrator

 

Please like & share:

Pengumuman Nominator 10 Karya Terbaik Kontes Blog Muslim Ke-2

Posted on Updated on

Berikut disampaikan pengumuman Nominator 10 Karya Terbaik Kontes Blog Muslim Ke-2 dengan tema “Walisongo dan Teladan Sukses Berdakwah” yang telah dinilai oleh dewan juri yang sudah diumumkan sebelumnya, yaitu:

  1.  Aalia Kika Syafii Mustain (Kika Syafii), beliau adalah Digital Entrepreneur, berkedudukan di Jakarta.
  2. Muhammad Yazidul Ulum, beliau adalah Sekretaris MATAN, berkedudukan di Cirebon.
  3. Ichwanul Muslim, beliau Moslem Application Developer dari Baitul Quran Daarul Hijarah, berkedudukan di Jakarta.
  4. Akhmad Khayun, pengurus RMI PBNU yang merupakan editorial beberapa web portal dakwah Islam juga selaku anggota program nasinal pencegahan terorisme BNPT, berkedudukan di Jakarta.
  5. Didik Harijanto, penggerak dakwah dan pelaku dakwah berbudaya, berkedudukan di Surabaya.

Adapun daftar Nominator 10 Karya Terbaik Kontes Blog Muslim ke-2 adalah sebagai berikut:

Ranking Nominasi Nama Twitter Judul URL
1 Ziyadatul Khairoh @Zyadahkhairoh Membaca Sejarah Walisongo; Sebuah Teladan Dakwah http://zyadahsite.blogspot.com/2014/07/membaca-sejarah-walisongo-sebuah.html?spref=tw
2 Yose Rizal Triarto @yrtriarto Pengajian Dakwah Budaya Walisongo: Renungan Bersama Sosio-Kemasyarakatan Indonesia http://suitincase.blogspot.com/2014/07/pengajian-dakwah-budaya-walisongo.html
3 edo setya @edosetya Dakwah Ala Sunan Kalijaga http://edosetya.wordpress.com/2014/05/16/dakwah-ala-sunan-kalijaga/
4 Prima @nisaprimaa Dakwah Brilian Sunan Kalijaga http://catatankecilnisa.wordpress.com/artikel/dakwah-brilian-sunan-kalijaga/
5 fadlil sangaji @fadlilsangaji Teladan Dakwah :: Sunan Kudus Tidak Menyembelih Sapi Saat Idul Adha http://fadlilsangaji.wordpress.com/2014/06/02/teladan-dakwah-sunan-kudus-tidak-menyembelih-sapi-saat-idul-adha/
6 Ficri Pebriyana @FicriPebriyana Dakwah Walisongo Sukses Ajarkan Islam di Indonesia http://www.ficripebriyana.com/2014/03/dakwah-walisongo-sukses-ajarkan-islam-di-indonesia.html
7 bagustris @bagus_tris Kisah Dakwah Walisongo: Awal Dari Sebuah Akhir http://bagustris.blogspot.jp/2014/03/kisah-dakwah-walisongo-awal-dari-sebuah.html
8 harry supandi @harry_supandi  Mari Dakwahkan Islam http://dakwahwali-9.blogspot.com/2014/03/mari-dakwahkan-islam.html
9 horiq Sobarqah @horick_errick Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah http://mocopatsyafaat.blogspot.com/2014/05/walisongo-dan-teladan-sukses-berdakwah.html
10 Rauhiyatul @jay_Bq Dakwah Bukan Dagang Kata dan Wajah http://topmomy.blogspot.com/2014/05/dakwah-bukan-dagang-kata-dan-wajah.html

Demikian disampaikan.

Terima kasih.

 

Please like & share:

Penambahan Hadiah & Perpanjangan Periode Kontes Blog Muslim Ke-2: “Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah”

Posted on Updated on

icon lomba

Para peserta kontes blog muslim yang terhormat,

Dikarenakan jumlah peserta yang masih sedikit dan belum memenuhi target peserta sehingga belum layak untuk dapat dibukukan, maka panitia memutuskan dan selanjutnya mengumumkan bahwa kontes blog Muslim Ke-2 dengan tema “Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah” diperpanjang waktu pengiriman materi blog sampai dengan tanggal 31 Juli 2014.

Perpanjangan periode kontes blog ini juga diiringi dengan penambahan hadiah bagi pemenang dan jumlah pemenangnya serta tidak mengubah peraturan kontes yang telah diumumkan sebelumnya.

Adapun perubahannya adalah menjadi sebagai berikut:

=========================================

Kompetisi Blog II :

“Walisongo & Teladan Sukses Berdakwah”

Peraturan dan persyaratan :

1. Peserta WAJIB menuliskan artikel dalam blognya dengan setidaknya menggunakan salah satu sub tema pilihan di bawah ini:
a. Contoh dakwah Islam yang dilakukan Walisongo yang sukses mengajarkan Islam secara damai ke bumi Nusantara serta peran membangun peradaban kehidupan negeri Indonesia hingga dapat bertahan sampai kini.
b. Keperihatinan dan masukan solusi atas kondisi masyarakat Indonesia saat ini yang memerlukan teladan dalam melakukan dakwah Islam karena dekadensi moral.
c. Masukan atau ide dalam melakukan dakwah Islam saat ini di tengah kedinamisan peri kehidupan bangsa Indonesia termasuk di dalamnya perkembangan internet & smartphone, media televisi, dan media sosial.
d. Masukan atau ide tentang kemungkinan berdakwah Islam khas Nusantara di negara-negara Jazirah Arab dan Afrika yang mayoritas beragama Islam namun mengalami kegoncangan kemanusiaan.

2. Tulisan harus ORISINAL/ASLI bukan menjiplak dari tulisan lain dan belum pernah di publikasikan di media manapun, apabila mengacu ke sumber tulisan lainnya wajib menampilkan sumbernya

3. Tulisan sebaiknya diberi tambah gambar/foto bila terkait dengan bukti-bukti untuk memperkuat tulisan dengan menampilkan sumbernya

4. Peserta bebas menggunakan platform blog seperti dari Blogdetik, Blogspot, WordPress, Kompasiana, Thumblr, islami.co, dan lain-lain.

5. Peserta wajib menambahkan keyword pada blognya: Ahlussunnah wal jamaah, Walisongo, Indonesia Mercusuar Dunia

6. Peserta wajib memasang memasang link url berikut:
a. www.cyberdakwah.com – Media Islam Terdepan
b. www.muslimedianews.com – Voice of Moslem
c. www.nu.or.id – Website resmi Nahdlatul Ulama
d. www.habiblutfi.net – Dakwah teduh dan cinta tanah air
e. www.streamingislami.com – Streaming dakwah Islam terlengkap

7. Peserta wajib men-share judul dan short link url halaman materi tulisan blog yang dilombakan di twitter dengan me-mention @ppmAswaja dan @nu_online dengan menampilkan hashtag #TeladanWali9.

8. Peserta WAJIB mengirimkan tulisannya melalui email ke sekretariat@ppmaswaja.org dengan menambahkan [Lomba Blog] pada judul (subject) email tersebut.
Di dalam email tersebut, peserta juga wajib menginformasikan : Nama Lengkap, Kota, Nomor Telepon, dan Status (wirausaha/ karyawan/ mahasiswa), bidang/ jurusan.
Contoh:
– Cecep Budi, Malang, 0812345678, karyawan PT. Elektro9, elektronik
– Yuni Prapti, Balikpapan, 0823456789, wirausaha, ternak ayam
– Hakim Olajuwon, Sumedang, 08788888123, mahasiswa Univ. Pajajaran, ekonomi

9. Peserta akan didaftarkan ke dalam milis diskusi untuk menjalin silaturahmi para penulis dan peserta lomba blog ini.

10. Hasil tulisan blogger menjadi hak/milik panitia sepenuhnya selanjutnya panitia berhak untuk mengelola, menerbitkan dan menggunakan tulisan tersebut untuk kepentingan lainnya tanpa persetujuan dari penulis terlebih dahulu. Sebagai imbal baliknya penulis mendapatkan apresiasi dengan turut ditampilkan alamat web blog dan nama penulisnya).

11. Mengirimkan materi blog dengan tata cara di atas diartikan bahwa peserta mengikuti peraturan dan persyaratan kompetisi ini di mana ketentuan dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

12. Kompetisi web blog ini terbuka untuk umum.

 

PENGEN Tahu hadiahnya? Hadiah berupa dana bagi :

  • Pemenang I memperoleh Rp. 1.250.000
  • Pemenang II memperoleh Rp.    850.000
  • Pemenang III memperoleh Rp.   400.000
  • Pemenang Terfavorit ke-1 s/d ke-10 masing-masing memperoleh Rp. 100.000
  • Pemenang Hadiah Hiburan ke-11 s/d ke-15 masing-masing memperoleh Rp. 50.000

Mekanisme Penilaian :

  • Tulisan akan dipilah dan dianalisis oleh juri untuk memperoleh 30 tulisan terfavorit
  • Dari 30 tulisan terfavorit akan diseleksi lagi untuk memperoleh 10 tulisan terbaik
  • Dari 10 tulisan terbaik akan dipilih 3 tulisan terbaik

 

Periode Lomba:

Periode Lomba : 1 Maret 2014 s/d 31 Juli 2014
Periode Seleksi & Penilaian : 1 s/d 20 Agustus 2014
Pengumuman Pemenang : 25 Agustus 2014

background profile

 

Please like & share: