Saatnya Buka Mata

[Karya KBM3] Saatnya Buka Mata, Hati dan Telinga Generasi Muda!

Posted on Updated on

Assalamu’alaykum warrahmatullahi wabarakatuh…

Sahabat muda.. Katanya, Masa remaja adalah masa terindah dalam hidup ini. Remaja punya segudang potensi, talenta, kreativitas, inspirasi, dan rasa ingin tahu yang tinggi akan sesuatu. Remaja pulalah bibit-bibit penerus masa depan, ya, mereka yang akan memimpin dunia dan kebangkitan Islam pun ada di tangan mereka. Sebagai generasi muda pastinya sudah sepatutnya memiliki moral yang baik untuk modal bangsa. Tapi, bila kita melihat fakta generasi muda saat ini sangatlah miris. Banyak diantara mereka yang terjerumus dalam pergaulan yang salah dan bebas, mereka berkiblat pada budaya barat, dibuat tenggelam dan terperosok dalam jurang kehancuran serta semakin jauh dari Islam.

Pada realitasnya remaja yang terjerat pergaulan bebas yang akhirnya terbuai dengan free sex dan berujung pada aborsi yakni dapat terlihat faktanya di Indonesia, sangat mengejutkan sekitar 46 persen remaja berusia 15-19 berhubungan seks pra nikah menurut data BKKBN, dr Julianto Witjaksono SpOG, KFER, MGO. Setiap tahunnya seks bebas di kalangan remaja meningkat presentasinya, data dari Riskesdas 2010 (BKKBN, 9/8/2014) menyebutkan bahwa 0,5 persen perempuan dan 0,1 persen laki-laki pertama kali melakukan hubungan seks di luar nikah di usia 8 tahun!. Kebanyakan para remaja ini tidak mengetahui dampak dari seks bebas tersebut atau mungkin mereka tahu tetapi malah enggan mempedulikannya?. Walhasil berujung pada maraknya aborsi di kalangan generasi muda dan ternyata di Indonesia terjadi 2,6 juta aborsi per tahunnya sama dengan 300 aborsi tiap jam (antara.co.id). FAMM menyajikan data sekitar 2,1-2,4 juta perempuan melakukan aborsi dan 30 persen di antaranya adalah remaja, naudzubillah mindzalik. Sangat menyedihkan sekali bila seks bebas ini semakin menjadi-jadi, buruknya lagi dari pergaulan bebas ini pula berdampak dari penyakit-penyakit yang tertular seperti HIV/AIDS.

Rasulullah SAW bersabda “Jika perzinahan dan riba sudah merajalela di suatu negeri maka sungguh penduduk negeri tersebut telah menghalalkan adzab Allah atas mereka.” (HR. Al-Thabrani dan Al-Hakim).

Selain itu, banyak remaja yang melakukan penyimpangan sosial seperti menggunakan obat-obatan terlarang (narkoba, ganja, sabu, dll), melakukan tindakan vandalisme secara liar di jalanan dan merusak fasilitas umum, maraknya tawuran antarpelajar yang berujung kematian, merusak kesehatan tubuh dengan merokok, menghabiskan waktu dengan berhura-hura, terjadinya tren berbusana yang menyimpang seperti punk-rock style dan banyaknya genk-genk motor yang brutal dan mengkhawatirkan serta masih ada segudang dampak lainnya yang timbul akibat pergaulan yang salah dan tidak islami. Sedangkan bila kita berkaca kepada remaja-remaja muslim yang ada di Palestina, mereka berjihad tanpa takut mati, kuat, dan pemberani, mereka tak peduli lagi dengan segala urusan dunia yang menenggelamkan, mereka memanfaatkan waktu yang mereka punya dengan menghafal Al-Qur’an walaupun dalam keadaan diserang dan terancam. Subhanallah!.

WHY?

Mengapa remaja banyak terjerumus dalam lubang hitam ini dan tidak seperti saudara seiman kita di bumi yang terjajah di sana?. Penyebabnya adalah iman yang longgar, minim pengetahuan pergaulan islami dan malas belajar tentang islam. Ya betul sekali!. Ayo kita kulik, merosotnya moral generasi muda ini dikarenakan orang tua yang tidak memerhatikan anaknya dengan memberikan asupan bekal islami, kebanyakan orang tua tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan anak bahkan banyak keluarga yang pecah alias broken home, padahal pendidikan utama berasal dari keluarga, terutama orang tua. Selain itu, pendidikan yang kurang akan pengetahuan akan agama islam yang menjadi pemicu merosotnya moral generasi muda saat ini, sistem pendidikan yang tidak mencerminkan akhlak yang mulia dan malah remaja/pelajar disibukkan dengan berbagai tugas yang memusingkan sehingga kurangnya waktu komunikasi dengan keluarga, menjadikan pribadi yang individualis. Bukan hanya karena itu, penyebab lainnya adalah banyaknya media yang tidak Islami. Ya, remaja saat ini senang dijajali dengan 5F, apa itu? 5F yaitu Fun, Food, Fashion, Film, Football!.

Fun       : remaja senang melihat sesuatu yang menyenangkan, seperti konser-konser artis barat maupun dalam negeri yang mana membuat remaja terlena dan senang bergaul bebas dan berujung mabuk-mabukan, narkoba, seks bebas dan embel-embelnya. Miris.

Food    : kenapa bisa makanan? Memangnya berpengaruh dengan pergaulan remaja ya?. Memang iya!. Sekarang ini, remaja belum gaul kalau tidak makan di tempat-tempat yang tren di kalangan remaja, seperti franchise junk-food asal Amerika yang harganyapun lumayan mahal bagi para remaja. Hasilnya, remaja rela melakukan apa saja untuk bisa makan di tempat tersebut.

Fashion: fashion ini juga sangat memengaruhi pergaulan remaja. Gaya berbusana ala barat maupun korea yang saat ini lagi booming pun menjadi kiblat remaja dalam berbusana, pakaian yang terbuka bagi wanita yang dapat mengumbar aurat dan membuat kaum adam terbelalak sehingga banyaklah terjadi pelecehan seksual.

Film         : Nah, film-film yang menjadi tontonan anak remaja saat ini, dari film horor yang tidak berkualitas dan banyak mengandung unsur pornografi sampai film-film bergenre remaja dan dewasa lainnya yang siapa saja bisa menontonnya dan mempunyai efek samping yang tidak baik lho.

Football    : maniaknya bola dan euphoria gemerlap olahraga ini sangat menggiurkan, menyukai sepakbola demi kesehatan memang wajar dan baik. Tetapi bila sepakbola ini menjadi gaya hidup untuk memuja-muja pemain bola favoritnya maka akan menjadi hal yang tidak baik!, remaja pun rela untuk membeli asesoris dan atribut klub bola favoritnya yang harus mengocek banyak uang yang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang menjadi prioritas.

Mengerikan bukan?. Hal lain yang menjadi penyebab merosotnya moral bangsa ini adalah akibat budaya barat dan yahudi. Seperti Konfrensi Misionaris di al Quds 1935, “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum muslim menjadi seorang kristen.. tujuan kita adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari islam, generasi yang menyerupai kaum penjajah, generasi malas dan hanya mengejar hawa nafsu!” (Samuel Zwimer)

Seperti yang tertera dalam kalamullah Allah SWT berfirman:

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka(TQS al-Baqarah [2] : 120)

Dan Rasulullah SAW bersabda:

Kamu akan megikuti sunnah-sunnah orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta dan ketika mereka masuk ke lubang biawak pun kalian tetap mengikutinya, Kami bertanya “apakah mereka itu orang yahudi dan orang nasrani?” Rasul menjawab: “kalau bukan mereka, siapa lagi?” (HR Bukhari)

LET’S FIND THE WAY OUT!

Sahabat-sahabat generasi muda, ayo kita bangkit dan jadikan diri kita sebagai bibit yang unggul yang dapat mencerminkan

  1. Belajar Islam mulai sekarang untuk lebih mengenal pergaulan yang Islami

Pergaulan yang jauh dari khalwat antara laki-laki dan perempuan serta menjauhkan diri dari zina atau yang lebih sering dilakukan oleh para remaja yakni pacaran, say goodbye to pacaran!. Belajar Islam dari akar hingga daunnya, jadi memahami Islam tidak boleh setengah-setengah, Yuk mulai dari mengkaji Al-Qur’an dan hadist, mengikuti majlis ilmu dan memperbanyak bacaan-bacaan tentang Islam.

  1. Mengajak teman lain yang belum paham untuk belajar Islam sama-sama

Bila kita berubah untuk menuju ke arah yang lebih baik, maka dari itu jangan hanya ingin sendirian saja, ajaklah teman-teman lain untuk belajar Islam bersama-sama dengan dakwah jama’i maka kita tidak akan merasa sendiri, ayo menuju syurga Allah bersama-sama!.

  1. Memilih teman dalam bergaul. Bukannya menutup diri, tetapi memfilternya.

Banyak teman sih boleh saja, asalkan berteman dengan seseorang yang dapat mengarahkan kita ke sisi yang lebih positif bukan malah sebaliknya. Kita harus sadari bahwa pergaulan adalah hal yang penting dan sangat memengaruhi moral generasi kita saat ini, untuk itu bertemanlah dan berkumpulah dengan orang-orang shaleh dan mengajak kita berbuat kebaikan. InshaAllah hidup kita akan menjadi lebih berkah dan indah karena Allah.

So, sahabat-sahabat muda, mari kita menjadi penggerak perubahan generasi kita saat ini dengan semangat jiwa islami untuk menjadikan diri kita sebagai pemimpin di masa depan dengan Islam! Dan berjuang menyelamatkan moral bangsa agar tidak terjerumus lebih dalam lagi di lubang kegelapan sistem kapitalisme saat ini. Semangat sahabat muda demi menegakkan agama Allah di muka bumi ini. saatnya kita melihat, mendengar dan merasakan dengan hati kita bahwa kita sebagai generasi muda harus bangkit dari keadaan terpuruk ini dan merubahnya dengan menjaga agama Allah. Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui dan lagi Maha Bijaksana. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar! 😀

Semoga bermanfaat!:)

 

 

Please like & share: